Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Hujan

Aku turun di halte, tepat ketika hujan deras mengguyur jalan. Sebelum menyeberang, sudut mataku menemukan Dia gelisah menatap bulir-bulir langit yang tak kunjung reda. 

"Bareng aja. Payungku muat untuk kita berdua," kataku. 

Perempuan itu mengangguk, ragu. 

Kami berjalan pelan. Diam. Menyisakan suara hujan.

"Lain kali, mau bareng lagi, jika hujan?" tanyaku pelan, sebelum berpisah. 

Dia tersenyum kecil. Mengangguk malu. 

-Tamat-

Posting Komentar

0 Komentar