Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Peninggalan

Kursi tua itu tak pernah berpindah dari tempatnya.

"Kenapa nggak diganti saja, Bu? Kursi ini sudah lapuk. Besok, biar suamiku belikan yang baru ya?"

Ibu tersenyum, tangannya menepuk pelan sandaran kursi tua itu, mengusir debu-debu yang bertahun-tahun diam di sana. 

"Kursi ini satu-satunya peninggalan ayahmu sebelum ia berpulang."

Matanya berkaca-kaca menatap putrinya. "Biarkan ibu bersamanya, di sisa waktu yang ibu punya."

-Tamat-

Posting Komentar

0 Komentar