Anak kecil itu meringis, menunjukkan roti bakar buatannya yang gosong. “Maaf ya, Yah. Rotinya gosong lagi.”
Ayah tertawa kecil. “Kalau nggak gosong, nanti kamu nggak belajar jadi koki beneran dong.”
“Tapi nanti rasanya...”
Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, tangan ayah sudah menyambar roti dan mengoleskan selai di atasnya.
“Gagal itu cara belajar paling jitu. Makin sering kamu salah, makin hebat nanti hasilnya.” Ia menggigit roti hitam itu perlahan, senyumnya tak lepas dari wajahnya.
-Tamat-
0 Komentar